Suasana Sendratari Ramayanan Surakarta

Bakdhan Ning Solo Nonton Sendratari Ramayana bareng Endah Laras

Ramayana adalah salah satu kisah pewayangan yang sudah sangat akrab bagi masyarakat Indonesia. Intrik dan tragedi keluarga kerajaan, romansa cinta antara Rama dan Shinta, hingga kisah heroik Anoman yang dikemas dalam tari-tarian yang gemulai, pastilah menghipnotis siapapun yang menyaksikannya. Sendratari Ramayana yang paling terkenal di Indonesia adalah pertunjukan tiap bulan purnama di Candi Prambanan. Ada kabar gembira bagi para pecinta seni, khususnya seni tari di kota Surakarta dan sekitarnya, sekarang kita tidak perlu jauh-jauh ke Yogyakarta untuk menikmati sendratari ini, karena  Sendratari Ramayana ini rencananya akan menjadi event tahunan kota Surakarta.

Pertunjukan Sendratari Ramayana di Surakarta ini pertama kali diadakan pada bulan kemarin, tepatnya adalah tanggal 19-21 Juli di depan Benteng Vastenburg. Selain memilih salah satu Situs Cagar Budaya di kota Surakarta, Sendratari Ramayana ini juga memiliki daya tarik tersendiri. Kalau biasanya Sendratari Ramayana diiringi oleh seperangkat gamelan, khusus di Surakarta, sendratari ini dibawakan dengan perpaduan nuansa jazz yang dibawakan oleh perpaduan musik tradisional gamelan dan musik modern. Tidak jarang juga adanya kolaborasi dengan penyanyi atau artis-artis kenamaan, seperti Endah Laras, atau bahkan dedengkot  kota Surakarta seperti Pak Walikota. Event Sendratari Ramayana di kota Surakarta ini juga bersifat terbuka bagi siapa saja tanpa dipunggut biaya.

Suasana Sendratari Ramayanan Surakarta

Awal diselenggarakannya event Sendratari Ramayana pada bulan Juli lalu bersamaan serangkaian acara yang bertajuk sebagai menyambut Idul Fitri. Selain menambah semarak Idul Fitri, banyaknya pemudik yang pulang kampung ke Surakarta juga menjadi sasaran pengunjung bagi event ini.

Sinopsis Sendratari Ramayana:

Rama, Shinta, dan Laksmana yang telah di buang dari kerajaan Ayodya sedang berada di suatu hutan untuk memulai kehidupan baru nantinya. Belum berapa lama berada di hutan, datanglah Rahwana, Raja kerajaan Alengka yang kejam dan dikenal dengan julukan Dasamuka (bermuka 10) di sekitar hutan, dan seketika ia melihat mereka, jatuh hatilah ia pada paras cantik Shinta. Dengan akal bulusnya untuk memperdaya Rama dan Laksmana agar berada jauh dari Shinta, iapun mulai mendatangi Shinta dan memboyong ke Kerajaan Alengka.

Terkagetlah Rama dan Laksmana ketika pulang mendapati Shinta tidak berada pada tempatnya. Ditengah kepanikan atas hilangnya istri Rama, kakak ipar Laksmana, Jatayu sang burung Garuda sedang terbang dan melihat bahwa Rahwana menculik Shinta. Hatinya tergugah, dan merasa harus menyelamatkan sang puteri. Maka turunlah ia dari angkasa dan bertarung dengan Rahwana. Namun, bukan keberhasilan yang ia dapatkan melainkan kesakitan yang ia derita, kedua sayapnya yang kokoh patah ditangan Rahwana. Seketika pula Rahwana kembali memboyong Shinta ke kerajaannya.

Rama dan Laksmana berjalan untuk mencari Shinta, hingga di tengah jalan meraka menemukan Jatayu berada di tanah dengan penuh luka yang menyakitkan. Di akhir hayatnya, Jatayu mengetakan segala yang dialaminya kepada Rama dan Laksmana. Lalu, iapun meninggal. Berbekal dari informasi sang garuda, kedua pangeran melanjutkan perjalanan hingga tiba pada suatu kerajaan Kera. Suatu kerajaan yang besar dipimpin oleh raja Kera, namun sayang kerajaan itu sedang mengalami permasalahan internal. Sehingga kedatangan kedua pangeran ini sempat mereka curigai.

Dengan ketulusan, keberanian, dan kelembutan Rama, permasalahan di kerajaan Kera terselesaikan. Rama dan Laksmanapun dijamu sambil menjelaskan maksud dari perjalanan mereka. Raja Kera mengerti dan memahami kegundahgulanaan yang dialami Rama, sang putra mahkota Ayodya. Maka dari itu ia mengutus sepasukan Kera dengan dipimpin oleh Anoman, Kera Putih yang sakti mandraguna, untuk membantu Rama dalam menyelamatkan Shinta.

Anoman yang sakti mandraguna, mencoba untuk menyusup kedalam kerajaan Alengka dan bertemu dengan Shinta. Dalam perjalanan tak luputlah ia dari segala raksasa yang mencoba untuk membunuhnya, namun karena kecerdikan Anoman, ia berhasil lolos dengan menipu pasukan raksasa. Tindakannya ini ternyata semakin membuat murka Rahwana, ia mulai mengerahkan seluruh kekuatannya untuk membunuh Anoman. Lagi-lagi, dengan kegesitan gerakan Anoman, ia mampu terbebas dari setiap perangkap yang ada.

Lambat laun, Anoman menjadi bosan. Ia memulai strategi penyerangan baru yakni dengan berpura-pura menyerah. Anoman yang telah tertangkap, oleh Rahwana di kurung dalam suatu penjara yang akan dibakar oleh pasukan Rahwana. Anoman mengetahui rencana ini, sehingga ia akhirnya mengeluarkan kesaktiannya dengan berpura-pura terbakar dan pada akhirnya justru ia berlari kesana-kemari membakar seluruh kerajaan Alengka. 

Berikut ini adalah salah satu cuplikan video pementasan dengan fragmen Anoman Obong buat teman-teman yang sempat melewatkan event ini. Tetapi dijamin beda banget kalau menonton langsung, karena itu tahun depan jangan lupa dicatat karena Sendratari Ramayana ini akan menjadi event tahunan di kota Surakarta.

Sendratari Ramayana Solo fragmen Anoman Obong

Selain di Vastenbrug, ada juga nih pementasan Sendratari Ramayana di lokasi lainnya yaitu di Balekambang. Balekambang adalah suatu taman kota, atau lebih tepatnya hutan kota yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani. Berikut jadwalnya :

Jadwal Ramayanan Balekambang

Posting ini diikut sertakan dalam Lomba Blog Visit Jawa Tengah dengan tema Event Budaya/Wisata Jateng.

Lomba Blog visit Jateng 2015

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s