Novena Kongres Ekaristi Keuskupan II

Yesus Bangkit: Yesus Berbagi Hidup
Minggu Paskah III dan Novena KEK II hari ke – 1

Kata Pengantar
Melalui sengsara, wafat dan kebangkitan-Nya, Yesus memberikan hidup-Nya kepada kita. Pada zaman sekarang, pemberian diri Kristus ini nyata dalam perayaan Ekaristi. “Aku sendirilah ini; rabalah dan lihatlah!” Yesus hadir di tengah-tengah kita dalam rupa roti dan anggur Ekaristi yang dibagikan kepada kita sebagai santapan. Maka, pengalaman para murid yang hatinya berkobar-kobar setelah “Yesus memecah-mecahkan roti dan memberikannya kepada mereka”, juga menjadi pengalaman kita. Kita diajak untuk mengobarkan semangat iman kita akan Yesus yang rela berbagi hidup kepada kita sehingga kita pun juga semakin berkobar dalam semagat berbagi kepada sesama.
Melalui perayaan Ekaristi hari ini, kita diajak untuk memulai persiapan rohani menyambut KEK II yang akan dilaksanakan bulan Juni mendatang. Novena pertama dengan tema “Yesus bangkit: Yesus Berbagi Hidup” ini mengajak kita untuk sejenak melihat kembali proses berbagi lima roti dua ikan yang telah kita gulati dalam KEK I. Proses dan gerak berbagi telah dimulai dalam Kristus, kita diajak untuk melanjutkkannya.

Doa Pembuka
I    Marilah kita berdoa (hening sejenak).
Ya Allah, kami bersyukur karena Engkau telah memberikan diri kepada kami dalam Yesus Kristus, Putera-Mu. Berkat kebangkitan-Nya, kami Kauanugerahi hidup abadi dan nyatalah penebusan kami. Semoga rahmat penebusan itu mendorong kami untuk menyelami misteri kasih-Mu itu dalam hidup kami dan semakin mengobarkan kami untuk berani berbagi dan memberikan diri dalam pelayanan kepada sesama. Demi Yesus Kristus, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang masa.
U    Amin.

Doa Umat
I    Kebangkitan Kristus telah menjadi jalan keselamatan bagi kita sehingga kita dimampukan untuk mendekat kepada Allah. Dengan rendah hati, marilah kita berseru kepada-Nya:
U    Bapa, sumber kehidupan, dengarkanlah doa kami.
L    Ya Bapa, semoga Gereja benar-benar menjadi sarana mewartakan kegembiraan atas kebangkitan Putera-Mu, Yesus Kristus sampai akhir zaman. Semoga Gereja senantiasa memberikan perhatian dan dukungan nyata bagi karya-karya kemanusiaan sehingga semakin nampaklah karya cinta kasih-Mu dalam kehidupan masyarakat kami. Marilah kita berdoa:
U    Bapa, sumber kehidupan, dengarkanlah doa kami.
L        Semoga semangat solidaritas untuk berbagi sungguh terwujud dalam kehidupan bangsa kami. Jauhkanlah bangsa kami dari tindakan-tindakan yang bertentangan dengan rasa keadilan masyarakat. Semoga para pemimpin dapat menjadi teladan untuk saling membagikan cinta kasih sehingga kedamaian dan keadilan sosial mewujud secara nyata dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat. Marilah kita berdoa:
U    Bapa, sumber kehidupan, dengarkanlah doa kami.
L        Semoga saudara-saudari kami yang sedang menderita karena sakit, tersisih, penindasan dan menjadi korban ketidakadilan mampu merasakan kegembiraan dalam hidupnya berkat karya cinta kasih-Mu melalui orang-orang yang ada di sekitar mereka. Marilah kita berdoa:
U    Bapa, sumber kehidupan, dengarkanlah doa kami.
L    Utuslah Roh Kudus-Mu kepada kami yang berkumpul di sekitar altar-Mu ini sehingga kami mampu meneladan dua murid-Mu di Emaus. Semoga kami semakin dimampukan untuk membagikan cinta kasih yang telah kami terima dari-Mu kepada sesama kami. Marilah kita berdoa:
U    Bapa, sumber kehidupan, dengarkanlah doa kami.
I    Bapa yang Maha Pengasih dan Pemurah, dengarkanlah doa umatmu ini. Semoga semangat Ekaristi membuat kami semakin siap diambil, diberkati, dipecah-pecah dan dibagi-bagi untuk sesama.  Dengan demikian kami menjadi sarana untuk melayani dan memuliakan nama-Mu kini dan sepanjang masa.
U    Amin

Doa Persiapan Persembahan
I    Ya Allah, terimalah persembahan seluruh hasil karya kami ini. Inilah ungkapan iman kami kepada Kristus yang telah Engkau bangkitkan dari antara orang mati. Semoga hidup kami senantiasa diterangi oleh misteri kebangkitan Putra-Mu. Sebab Dialah Tuhan, Perantara kami.
U    Amin.

DOA RESMI PERSIAPAN
KONGRES EKARISTI KEUSKUPAN II
KEUSKUPAN AGUNG SEMARANG

(didoakan sebelum Doa Sesudah Komuni)

Allah Bapa yang Mahamurah,
kami bersyukur atas misteri penyertaan-Mu
melalui Kristus yang hadir dalam Ekaristi.
Syukur pula atas semangat berbagi
yang telah tumbuh dalam diri umat-Mu.

Kami mohon, curahkanlah Roh-Mu
ke dalam hati seluruh umat-Mu
agar kami semua menyongsong
Kongres Ekaristi Keuskupan Kedua
pada bulan Juni 2012 dengan sukacita
dalam semangat kasih dan kerjasama.

Buatlah Ekaristi menjadi pusat hidup seluruh umat-Mu
agar kami semua tinggal dalam Kristus dan berbuah
dalam kehidupan menggereja dan memasyarakat
secara signifikan dan relevan.

Bersama Santa Perawan Maria, Bunda Sakramen Mahakudus
serta semua orang kudus di sorga
kami sampaikan doa ini kepada-Mu
dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.
Doa Sesudah Komuni
I    Ya Allah, Engkau telah membagikan hidup kepada kami dalam diri Yesus Kristus, Putera-Mu dan kami telah menyantap-Nya dalam komuni suci. Semoga santapan kehidupan ini semakin menggerakkan kami untuk ikut membagikan hidup kepada sesama. Demi Kristus, Tuhan dan Perantara kami.
U    Amin

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

 

Dipanggil untuk Berbagi Hidup
Hari Minggu Panggilan dan Novena KEK II hari ke – 2

Kata Pengantar
Hari ini Gereja merayakan hari Minggu Paskah keempat dan sekaligus hari Minggu Panggilan. Yesus hadir sebagai Gembala yang baik, yang mengenal domba-domba-Nya dan rela mempertaruhkan hidup-Nya agar manusia dapat menikmati kehidupan sejati.
Keteladanan Kristus, Sang Gembala Baik ini hendak kita renungkan dalam perayaan Ekaristi novena KEK II hari kedua ini. Misteri Paskah sebagai tanda pemberian diri Allah secara total kepada manusia memberikan inspirasi kepada kita untuk ikut serta membagikan hidup kepada sesama. Panggilan berbagi hidup itu bisa kita buat seturut peran dan fungsi kita masing-masing.

Doa Pembuka 
I    Marilah kita berdoa (hening sejenak).
Ya Allah, melalui Yesus Kristus, Putra-Mu yang telah memberikan diri untuk domba-domba-Nya, Engkau telah membuka jalan keselamatan bagi kami. Kami mohon, berilah kami keberanian untuk mengikuti jejak-Nya, memberikan hidup kami kepada sesama. Utuslah Roh Kudus-Mu untuk selalu menguatkan langkah kami. Demi Yesus Kristus, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang masa.
U    Amin.

Doa Umat
I.    Yesus telah bersabda, “Akulah gembala yang baik, Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku.” Sebagai domba-domba yang dicintai-Nya, marilah kita berdoa dan berseru kepada-Nya:
L.    Ya Tuhan, utuslah Roh Kudus-Mu untuk mendampingi para pemimpin Gereja, secara khusus pelayanan Bapa Paus, para Uskup, dan para imam-Mu. Dunia membutuhkan mereka sebagai nabi-nabi zaman ini.
U.    Sentuhlah para pemimpin Gereja sehingga mereka mampu membawa kami kepada-Mu melalui kesaksian hidup mereka. Kuatkanlah mereka, terutama ketika mereka merasa sia-sia dalam pelayanan dan karyanya.
L.    Engkau telah memanggil kami untuk ikut ambil bagian dalam karya keselamatan-Mu dengan semangat rendah hati dan pelayanan.
U.    Jauhkanlah pula para pemimpin masyarakat kami dari sikap yang tamak-serakah, pongah, dan sombong serta sikap yang tidak adil dan hanya mencari keuntungannya sendiri. Sebab Engkaulah seluruh harapan, masa depan, dan andalan kami.
L.    Pandanglah dengan penuh belas kasih kami, kawanan domba-Mu, yang masih kekurangan gembala. Kirimkan dan utuslah para gambala untuk kami sebab Engkau sendiri bersabda: ”Mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu”.
U.    Tumbuhkanlah rahmat panggilan dalam hati mereka yang Kupilih, karena tiada seorangpun yang bisa mengambil sendiri martabat ini bagi dirinya. Kobarkanlah api panggilan di hati anak-anak, remaja dan kaum muda, agar mereka bersedia menanggapi panggilan-Mu menjadi Imam, biarawan, dan biarawati.
L.    Ya Tuhan Yesus, kami ingin membalas cinta-Mu dengan segenap hati kami. Semoga Engkau berbuat sekehendak Ilahi-Mu atas seluruh diri kami. Mampukan kami menampilkan diri sebagai garam dan terang dunia.
U.    Mampukan kami mengasihi semua saudara kami, terutama yang kecil, lemah, miskin dan tersingkir. Semoga orang-orang yang menderita, terutama para korban kekerasan dan ketidakadilan serta mereka yang sakit dan lanjut usia memperoleh kekuatan dan penghiburan karena kasih-Mu.
I.    Allah Bapa kami, sumber kehidupan dan kegiatan, kami bersyukur, Kauperkenankan ikut serta dalam kehidupan ilahi-Mu serta karya penggembalaan Putera-Mu. Berilah kami kekuatan, agar selalu setia dalam perkara-perkara kecil serta prihatin untuk menjalankan kehendak-Mu. Demi Kristus, Tuhan dan perantara kami.
U.    Amin

Doa Persiapan Persembahan
I     Allah Bapa yang mahabaik, berkenanlah menerima dan mempersatukan persembahan roti dan anggur ini dengan persembahan Kristus, Putera-Mu. Semoga, persembahan Putera-Mu itu menyadarkan kami untuk ikut berkorban demi sesama. Sebab, Dialah Tuhan dan Perantara kami.
U    Amin.

(Sebelum Doa Sesudah Konumi, didoakan Doa Resmi Persiapan Kongres Ekaristi Keuskupan II, Keuskupan Agung Semarang)

Doa Sesudah Komuni
I     Ya Allah, kami bersyukur kepada-Mu karena Putra-Mu telah mengorbankan diri-Nya demi keselamatan kami. Korban itu kami kenangkan dalam Ekaristi kudus ini. Semoga karenanya, hidup kami semakin dijiwai oleh Roh-Mu dan kami semakin berani berbagi hidup dengan sesama. Demi Kristus, Tuhan dan Perantara kami.
U    Amin.

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@


Tinggal dalam Kristus dan Berbuah
Minggu Paskah V dan Novena KEK II hari ke – 3

Kata pengantar
“Barangsiapa tinggal dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak.” Kutipan sabda ini mengingatkan kepada kita bahwa sumber dan pusat hidup kita adalah Kristus. Sabda ini pula yang akan menjadi tema pokok KEK II bulan Juni mendatang. Setelah kita bergulat dengan gerakan berbagi, kita diajak untuk bergerak ke dalam. Kita diajak untuk melihat pondasi iman kita: sejauh mana kita tinggal dalam Kristus.
Tinggal dalam Kristus berarti kita mengalami perjumpaan, kebersamaan, dan kesatuan dengan Kristus sehingga kita memperoleh kekuatan untuk tumbuh menjadi relevan dan signifikan dalam dunia dewasa ini. Sebab, jika kita menjadi bagian takterpisahkan dari pokoknya, yaitu Kristus sendiri, kita akan menghasilkan buah melimpah. Inilah misteri yang ingin kita rayakan dalam Ekaristi novena KEK II hari ke-3 ini.

Doa Pembuka
I    Marilah kita berdoa (hening sejenak).
Allah yang mahakasih, Engkau telah mengutus Yesus Kristus ke tengah kami. Tanpa kehadiran Kristus kami tidak dapat berbuat apa-apa. Maka kami mohon, kuatkanlah kami sehingga kami semakin terikat dan mengikatkan diri hanya kepada-Nya supaya kami dapat menghasilkan buah yang melimpah. Sebab Dialah Tuhan dan Perantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.
U    Amin.

Doa Umat
I    Allah yang murah hati telah mengaruniakan Putera-Nya Yesus Kristus untuk menebus dan mempersatukan seluruh umat manusia. Ia menghendaki agar kita tinggal dalam Kristus dan berbuah. Marilah kita menghaturkan doa dan permohonan dengan berseru:
U    Tinggallah bersama kami ya Tuhan.
L    Pada hari ini Yesus menjanjikan kepada kita, ”Jikalau Engkau tinggal di dalam Aku dan hidup menurut firman-Ku, mintalah apa saja yang kamu kehendaki dan kamu akan menerimanya.” Kami mohon semoga Gereja dimurnikan dalam aneka pencobaan dan penderitaan yang dialaminya. Semoga Gereja semakin menunjukkan kepada dunia wajah Kristus yang melayani dengan rendah hati. Marilah kita mohon:
U    Tinggallah bersama kami ya Tuhan.
L     Kami berdoa untuk bangsa dan negara kami. Semoga bangsa dan negara kami semakin memberikan kenyamanan dan kedamaian bagi masyarakat sehingga dapat hidup rukun berdampingan satu sama lain serta jauh dari perpecahan. Dampingilah pula para pemimpin kami supaya mereka mengupayakan kesejahteraan masyarakat. Marilah kita mohon:
U    Tinggallah bersama kami, ya Tuhan.
L    Semoga para imam, biarawan, biarawati dan para rasul awam berdedikasi penuh pada Gereja. Semoga di tengah kesibukan kerja  dan pelayanan, mereka tetap bersatu dengan Kristus sehingga menghasilkan buah yang berlimpah. Marilah kita mohon:
U    Tinggallah bersama kami ya Tuhan.
L    Kami juga berdoa untuk umat-Mu yang berkumpul ini. Utuslah Roh Kudus-Mu ke tengah kami supaya kami berani mencari dan tinggal bersama Yesus Kristus, Putra-Mu, sehingga kami menjadi umat yang senantiasa terbuka terhadap segala yang baik dan menghasilkan buah cinta kasih. Marilah kita mohon
U    Tinggallah bersama kami, ya Tuhan
I    Ya Allah, dengarkanlah doa kami dan peliharalah kami dalam kasih-Mu. Jadikanlah kami ranting-ranting yang hidup dan bersatu dengan Yesus Kristus, pokok anggur yang benar, sekarang dan selama-lamanya.
U    Amin

Doa Persiapan Persembahan
I    Ya Allah, terimalah persembahan kami ini. Persatukanlah dengan persembahan Putra-Mu. Semoga kami senantiasa tinggal bersama-Nya sehingga kami dapat menghasilkan buah kehidupan yang baik dan melimpah. Sebab Dialah Tuhan dan Perantara kami.
U    Amin.

(Sebelum Doa Sesudah Konumi, didoakan Doa Resmi Persiapan Kongres Ekaristi Keuskupan II, Keuskupan Agung Semarang)

Doa Sesudah Komuni
I    Marilah kita berdoa
Allah Bapa yang mahabaik, Engkau telah menyatukan kami dengan Kristus berkat komuni kudus yang telah kami santap. Semoga karenanya, persekutuan kami dengan Kristus semakin erat sehingga hidup kami dijiwai oleh Kristus sendiri sampai akhirnya kami bersatu secara penuh dengan-Nya di surga. Sebab Dialah Tuhan dan Perantara kami.
U    Amin.

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

 

Tinggalah dalam Kasih Kristus
Minggu Paskah VI dan Novena KEK II hari ke – 4

Kata Pengantar
Allah adalah sumber cinta kasih yang sejati. Cinta kasih yang berasal dari Allah akan membuat orang tahan uji dalam setiap situasi kehidupan. Cinta kasih Allah juga membawa setiap orang sampai kepada kemerdekaan yang sejati. Inilah perwartaan yang terus disampaikan oleh Gereja.
Setiap murid Kristus, dipanggil untuk mewartakan kasih itu. Salah satu syarat untuk bisa mewartakan kasih Allah, baik dalam perkataan maupun perbuatan, adalah dengan tinggal dalam kasih itu sendiri. Dengan tinggal dalam kasih Allah yang nyata dalam Kristus, semakin mendalamlah relasi kita dengan Allah. Inilah ajakan dalam perayaan Ekaristi hari ini. Kita semua diajak untuk semakin berani tinggal dalam Kristus dengan tinggal dalam kasih-Nya.

Doa Pembuka 
I    Marilah kita berdoa (hening sejenak).
Allah Bapa yang mahakasih, cinta kasih-Mu demikian besar kepada kami. Engkau memberikan Kristus sebagai silih atas dosa-dosa kami. Utuslah Roh Kudus-Mu supaya kami dapat menanggapi kasih-Mu itu. Semoga dengan daya Roh Kudus-Mu kami semakin berani dan mampu tinggal dalam kasih-Mu sehingga dapat menghasilkan buah yang baik dalam hidup kami. Demi Yesus Kristus, Putra-Mu, yang bersama Dikau dalam persekutuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.
U    Amin.

Doa Umat
I.    Tuhan Yesus Kristus telah mengasihi kita dengan kasih yang tak terhingga. Marilah kita mohon kepada Bapa agar kita dapat menanggapi dan mewartakan kasih-Nya melalui doa-doa permohonan kepada-Nya.
L.    Ya Bapa, berilah rahmat kesetiaan bagi Bapa Paus, para Uskup, dan para Imam, agar mereka yang diserahi tugas memimpin Gereja menjadi gembala-gembala yang baik dan penuh cinta kasih bagi semua orang tanpa pandang bulu
U.    Bantulah mereka dalam menjalankan tugasnya dengan semangat melayani seturut teladan Kristus yang datang bukan untuk dilayani melainkan untuk melayani.
L.    Ya Bapa, berikanlah semangat cinta kasih di antara para bangsa, agar di dunia ini terwujudlah suasana damai, tenteram dan sejahtera, jauh dari permusuhan, perang dan saling membunuh.
U.    Semoga para pemimpin Negara menyadari bahwa kharisma kepemimpinan mereka berasal dari-Mu sehingga mereka mempunyai semangat pelayanan yang tulus serta dapat mengambil keputusan yang adil, tepat dan benar untuk mengupayakan kemakmuran dan kesejahteraan semua orang.
L.    Allah Bapa yang maha bijaksana, Engkau menghendaki agar kami memelihara bumi dan mengolahnya lewat aneka kerja. Dengan demikian Engkau membimbing kami memenuhi kebutuhan hidup kami.
U.    Kami bersyukur karena kami boleh ikut ambil bagian dalam meneruskan karya penciptaan-Mu itu. Bimbinglah kami supaya melalui aneka pelayanan dan pekerjaan, kami mampu mewartakan kasih-Mu kepada semua orang, terutama mereka yang kecil, lemah, miskin dan tersingkir di sekitar kami.
L.    Allah, Bapa kami yang maha pengasih dan penyayang, Engkau telah menanamkan benih kasih dalam hati semua orang dan menghendaki agar kami saling mengasihi sebagaimana kami mengasihi diri kami sendiri.
U.    Curahkanlah rahmat persaudaraan kepada semua orang agar mereka tekun mengusahakan kedamaian, kerukunan dan ketentraman. Bebaskanlah umat-Mu dari hal-hal yang melemahkan semangat persaudaraan: cekcok, iri hati, dengki, fitnah dan egoisme.
I.    Allah Bapa yang maha pengasih, Engkau menjanjikan kebahagiaan kepada kami bila kami saling mengasihi satu sama lain. Berilah kami kekuatan untuk menempuh jalan yang tepat seturut teladan Yesus Kristus yang karena kasih-Nya rela mengorbankan diri bagi kami yang lemah ini, kini dan sepanjang masa.
U.    Amin

Doa Persiapan Persembahan

I    Ya Allah, kami bersyukur karena Kau perkenankan berhimpun sebagai anak-anak-Mu dalam perjamuan kudus ini. Semoga persembahan yang kami hunjukkan ini mendatangkan pembaruan bagi hidup kami sehingga kami semakin tekun dan setia tinggal dalam kasih Kristus. Sebab Dialah Tuhan dan Perantara kami.
U    Amin.

(Sebelum Doa Sesudah Konumi, didoakan Doa Resmi Persiapan Kongres Ekaristi Keuskupan II, Keuskupan Agung Semarang, lih. hlm. 5-6)

Doa Sesudah Komuni
I    Marilah kita berdoa
Ya Allah, kami bersyukur atas sakramen cinta kasih yang telah kami terima ini. Semoga sakramen ini mendorong dan menguatkan kami untuk terus bersatu dan tinggal dalam kasih Putra-Mu hingga kami mengalami kepenuhan cinta kasih-Mu di surga. Dengan perantaraan Kristus, Tuhan kami.
U    Amin.

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

Komunikasi Kasih Membangun Paguyuban
Hari Minggu Komunikasi Sosial dan Novena KEK II hari ke – 5

Pengantar
Egoisme merupakah salah satu tantangan konkret dewasa ini. Banyak orang semakin asyik dengan dirinya sendiri, kurang menganggap penting kebersamaan, dan tidak peduli akan keberadaan orang lain.
Dalam novena persiapan Kongres Ekaristi Keuskupan II pada hari yang ke -5 ini, kita sekaligus merayakan Hari Komunikasi Sosial. Kita diajak untuk menyadari bahwa kita adalah paguyuban murid-murid Kristus yang dibangun atas dasar komunikasi kasih Allah.  Komunikasi kasih inilah yang mestinya menjadi dasar bagi kita, murid-murid-Nya, untuk solider, berbela rasa, dan berbagi dengan sesama. Dengan demikian, keintiman relasi kita dengan Kristus akan semakin menghasilkan buah dalam kehidupan yang nyata.

Doa Pembuka
I    Marilah kita berdoa (hening sejenak).
Allah Bapa Mahakasih, Engkau demikian mengasihi kami, umat-Mu. Kasih itu Engkau tunjukkan secara nyata kepada kami dalam diri Yesus Kristus yang menjadi silih atas dosa-dosa kami. Utuslah Roh Kudus-Mu ke dalam hati kami supaya kami semakin menjalin relasi pribadi dengan-Mu dan mengembangkan komunikasi kasih dengan sesama dalam kehidupan sehari-hari. Demi Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.
U    Amin.

Doa Umat
I        Saudara-saudari terkasih, Allah telah mengkomunikasikan diri-Nya melalui Yesus dalam Roh Kudus. Karena kasih Allah itulah kita dimampukan untuk datang kepada-Nya. Dengan rendah hati, marilah kita memanjatkan doa-doa permohonan kita kepada Bapa Surgawi :
L        Bagi para Imam dan pemimpin Gereja :
Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah memilih hamba-hamba-Mu untuk mewartakan Sabda dan menggembalakan kami, umat-Mu
U        Terangilah para pemimpin gereja dengan rahmat dan berkat-Mu agar mereka senantiasa bersemangat memberikan kesaksian Sabda-Mu, sumber kebenaran dan kesejatian hidup kami.
L        Bagi Negara kami :
Tuhan, terimakasih atas negara ini dan segala isinya yang telah Engkau berikan. Kami memiliki para penggiat media komunikasi sosial yang selalu memberikan berbagai informasi yang sangat berguna bagi kami semua.
U    Semoga mereka selalu bertanggungjawab akan penggunaan sarana komunikasi sosial untuk mewujudkan paguyuban-paguyuban yang solid dan damai demi terwujudnya negara yang aman, dan damai.
L    Bagi para korban bencana alam :
Tuhan, masih banyak saudara kami yang menderita akibat bencana alam, baik yang kehilangan tempat tinggal maupun sanak saudara mereka
U    Kami mohon, berilah kekuatan serta ketabahan bagi mereka semua, sehingga mereka dapat melampauinya dengan baik. Bukalah hati kami untuk selalu peduli dengan penderitaan mereka, sehingga terwujud paguyuban yang saling mengasihi.
L    Bagi kami semua yang berkumpul di sekitar altar ini :
Kami bersyukur atas berkembangnya media komunikasi sosial di sekitar kami
U    Semoga kami semakin menyadari bahwa media komunikasi yang ada di sekitar kami merupakan anugerah-Mu sehingga kami dapat menggunakannya untuk menyampaikan kabar gembira di lingkungan keluarga dan masyarakat kami demi terwujudnya paguyuban yang harmonis.
I    Demikianlah doa-doa permohonan yang dapat kami sampaikan kepada-Mu. Semoga Engkau senantiasa mendengarkan doa permohonan kami, Demi Kristus Tuhan dan Perantara kami.
U    Amin.

Doa Persiapan Persembahan
I    Allah Bapa kami, bersama roti dan anggur ini kami persembahan niat dan usaha kami untuk membangun paguyuban kasih berdasarkan kasih-Mu sendiri. Semoga, Engkau berkenan menerimanya dan mempersatukannya dengan persembahan Kristus, Putera-Mu, Tuhan dan Perantara kami.
U    Amin.

(Sebelum Doa Sesudah Konumi, didoakan Doa Resmi Persiapan Kongres Ekaristi Keuskupan II, Keuskupan Agung Semarang)

Doa Sesudah Komuni
I    Marilah kita berdoa.
Allah yang mahakasih, kami bersyukur atas santapan surgawi yang telah kami nikmati ini. Semoga santapan surgawi ini semakin mendorong kami untuk mewujudkan paguyuban murid-murid Kristus yang berlandaskan kasih. Dengan demikian hidup kami semakin terarah kepada hidup abadi yang telah Engkau janjikan. Demi Kristus Tuhan kami.
U    Amin.

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@


Hidup dalam Roh
Hari Raya Pentakosta dan Novena KEK II hari ke – 6

Pengantar
Pentakosta adalah saat rahmat bagi sejarah Gereja Perdana. Kekuatiran yang dirasakan dan dialami oleh para murid dijawab dengan turunnya Roh Kudus. Roh Kudus itu pula yang memampukan para murid mewartakan Kristus yang telah menderita sengsara, wafat, dan bangkit. Peristiwa Pentakosta telah mengubah kekuatiran  para murid menjadi keberanian.
Melalui perayaan Pentakosta ini, kita diajak untuk mengikuti jejak para murid yaitu hidup dalam Roh. Hidup dalam Roh adalah ciri utama seorang murid yang memiliki relasi mendalam dengan Kristus. Hidup dalam Roh berarti bahwa seluruh diri dijiwai dan disemangati oleh-Nya. Dengan hidup dalam Roh, kita akan semakin masuk dalam pemahaman dan penghayatan akan “Tinggal dalam Kristus” yang menjadi tema dalam Kongres Ekaristi Keuskupan II.

Doa Pembuka
I    Marilah kita berdoa (hening sejenak)
Allah Bapa mahakasih, syukur dan pujian kami lambungkan kepada-Mu sebab melalui Yesus Kristus, Putera-Mu, Engkau telah menganugerahkan Roh Kudus kepada kami. Kami mohon semoga Roh Kudus semakin menguatkan iman kami kepada-Mu sehingga kami mampu tinggal dalam kasih-Mu itu. Demi Yesus Kristus, Tuhan dan Perantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan dengan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.
U    Amin.

Doa Umat
I.     Allah telah berkenan mencurahkan Roh-Nya atas kita dan atas dunia. Dengan rendah hati marilah kita berseru dan memohon kepada-Nya, “Utuslah Roh-Mu, ya Tuhan, ….
U    Dan jadi baru seluruh muka bumi.
L.     Curahkanlah Roh-Mu kepada para pemimpin Gereja dan kepada semua orang yang mengemban tugas pelayanan. Semoga dengan dijiwai oleh Roh Kudus mereka semakin tekun mewartakan Kerajaan-Mu. Kuatkanlah mereka ketika mereka merasa lemah dan putus asa dalam pelayanan-pelayanan mereka. Utuslah Roh-Mu, ya Tuhan….
U.     Dan jadi baru seluruh muka bumi.
L    Utuslah Roh-Mu, ke tengah-tengah bangsa kami, secara khusus kepada para pemimpin bangsa kami. Sadarkanlah mereka sehingga mampu menjadi pemimpin-pemimpin sejati yang mengupayakan kesejahteraan masyarakat. Utuslah Roh-Mu, ya Tuhan …
U    Dan jadi baru seluruh muka bumi.
L.     Curahkanlah Roh-Mu atas umat kristiani yang dianiaya karena iman mereka. Semoga Roh Kudus-Mu menguatkan perjuangan mereka dalam menghayati imannya kepada-Mu. Semoga, Roh-Mu juga meneguhkan mereka yang sedang mengalami kebimbangan dan kegoncangan iman. Utuslah Roh-Mu, ya Tuhan…..
U.     Dan jadi baru seluruh muka bumi.
L.     Curahkanlah Roh-Mu kepada saudara-saudara kami yang sedang mengalami kesulitan karena penindasan, penganiayaan, atau ketidakberdayaan ekonomi. Kuatkanlah mereka dan berilah pengharapan kepada mereka sehingga mereka mempu terus memperjuangkan hidup mereka. Utuslah Roh-Mu, ya Tuhan …
U.     Dan jadi baru seluruh muka bumi.
L.     Perbaruilah Roh Kudus yang telah Engkau curahkan berkat pembabtisan yang telah kami terima. Semoga Roh Kudus itu semakin memberanikan kami untuk hidup seturut kehendak-Mu. Semoga Ia menggerakkan kami untuk berani berbagi hidup dengan sesama kami. Utuslah Roh-Mu, ya Tuhan….
U.     Dan jadi baru seluruh muka bumi.
I.     Untuk semuanya itu kami mohon kepada-Mu, Tuhan, Allah kami. Utuslah Roh-Mu atas kami masing-masing. Semoga Roh Kudus-Mu mengobarkan hati kami dengan cinta kasih-Nya, sekarang, sepanjang hidup kami, dan selama-lamanya.
U.     Amin.

Doa Persiapan Persembahan
I    Allah Bapa mahakasih, dalam rupa roti dan anggur ini, kami persembahkan seluruh hidup kami hanya kepada-Mu. Persembahan ini sekaligus menjadi tanda bakti dan niat kami untuk senantiasa hidup bersama Engkau. Berkenanlah menerima persembahan kami ini. Demi Kristus Tuhan dan Perantara kami.
U    Amin.

(Sebelum Doa Sesudah Konumi, didoakan Doa Resmi Persiapan Kongres Ekaristi Keuskupan II, Keuskupan Agung Semarang, lih. hlm. 5-6)

Doa Sesudah Komuni
I    Allah Bapa yang mahakasih, Engkau telah mengenyangkan kami dengan santapan surgawi, Tubuh dan Darah Putra-Mu ini. Semoga santapan surgawi ini semakin mendorong kami untuk hidup dalam Roh-Mu. Dengan demikian, hidup kami senantiasa tertuju kepada-Mu melalui Yesus Kristus, Tuhan dan Perantara kami.
U    Amin.

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@


Pergilah dan Wartakanlah Kasih Allah
Hari Raya Tri Tunggal Maha Kudus dan Novena KEK II hari ke – 7

Kata Pengantar
Berkat Sakramen Babtis, kita dipersatukan dengan Allah Tritunggal dan diangkat menjadi putra-putri-Nya. Dengan demikian, hidup kita terarah pada Bapa. Cinta kasih Bapa dinyatakan secara nyata dalam diri Kristus yang dianugerahkan demi keselamatan dunia. Dengan menerima Kristus, kita menerima jaminan keselamatan.
Jaminan hidup dan keselamatan yang dianugerahkan kepada kita melalui Yesus Kristus itu tidak untuk kita nikmati sendiri. Kasih Allah Bapa yang kita terima melalui Kristus dalam Roh Kudus harus kita wartakan kepada setiap orang. Oleh karena itu, melalui tema novena yang ke-6 ini, kita diajak untuk mewartakan kasih Allah, baik melalui perkataan maupun lebih-lebih melalui sikap dan tindakan kita yang semakin mewujudkan pelayanan, kesatuan dan kerukunan.

Doa Pembuka
I    Marilah kita berdoa (hening sejenak)
Ya Allah, dengan mengutus Kristus dan Roh Kudus ke dalam dunia, Engkau telah menyingkapkan misteri kasih-Mu yang mengagumkan. Semoga misteri kasih-Mu itu menggema dalam hati kami sehingga kami semakin berani mewartakan cinta kasih-Mu itu bagi dunia. Dengan perantaraan Kristus, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.
U    Amin.

Doa Umat
I    Pada saat kita dibaptis  “Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus”, kita mempersembahkan diri kita pada Allah Tri Tunggal Maha Kudus dan hidup kita seluruhnya diarahkan kepada Bapa Putera dan Roh Kudus. Dari sebab itu marilah kita berdoa kepada-Nya dan berseru:
U    Tri Tunggal Maha Kudus dengarkanlah umat-Mu
L    Curahkanlah Roh Kudus-Mu atas Gereja yang tersebar di seluruh dunia sehingga Gereja semakin giat membangun persatuan umat beriman dalam damai dan cinta kasih-Mu. Dengan demikian Gereja-Mu dapat menjadi tanda kasih-Mu. Kami mohon:
U    Tri Tunggal Maha Kudus dengarkanlah umat-Mu
L    Kami berdoa untuk para biarawan dan biarawati. Bimbinglah dan kuatkanlah mereka dengan Roh Kebenaran sehingga mereka bertekun dalam mengabdikan diri sebagai saksi dan pewarta kabar sukacita yang berasal dari-Mu. Kami mohon:
U    Tri Tunggal Maha Kudus dengarkanlah umat-Mu
L    Utuslah Roh Kudus-Mu ke dalam hati para pemimpin negara kami. Tuntunlah mereka supaya dapat memimpin negara ini dengan penuh kerendahan hati dan penuh dengan cinta kasih sehingga bangsa dan negara kami semakin tumbuh dan berkembang seturut kehendak-Mu.     Kami mohon:
U    Tri Tunggal Maha Kudus dengarkanlah umat-Mu
L    Berkatilah saudara-saudari kami, khususnya mereka yang lemah, miskin, tersingkir, dan difabel. Kuatkanlah mereka terutama di saat mengalami keputusasaan dan kesia-siaan dalam hidup mereka sehingga mereka dapat menemukan pengharapan dalam Dikau. Kami mohon:
U    Tri Tunggal Maha Kudus dengarkanlah umat-Mu
L    Bagi kami semua yang berkumpul di sini. Bimbinglah kami senantiasa agar berkembang dalam iman, pengharapan dan kasih, serta terbuka akan misteri-Mu yang agung.  Utuslah Roh Kudus-Mu ke dalam hati kami supaya kami mampu merwartakan misteri kasih-Mu kepada sesama yang ada di sekitar kami.     Kami mohon:
U    Tri Tunggal Maha Kudus degarkanlah umat-Mu
I    Bapa yang Maha Baik Engkau telah mendekati dan menyelamatkan kami melalui Kristus, Putera-Mu. Maka, dengarkanlah doa-doa kami ini dengan perantaraan Putera-Mu itu, sebab Dialah Tuhan dan Perantara kami, kini dan sepanjang masa.
U    Amin.

Doa Persiapan Persembahan
I    Allah Bapa yang mahakudus, berkenanlah menerima persembahan roti dan anggur yang kami hunjukkan kepada-Mu sebagai lambang cinta kasih kami kepada-Mu. Kuduskanlah persembahan ini dengan kuasa-Mu dan ubahlah menjadi kurban yang layak bagi-Mu. Dengan perantaraan Kristus, Tuhan kami.
U    Amin.

(Sebelum Doa Sesudah Konumi, didoakan Doa Resmi Persiapan Kongres Ekaristi Keuskupan II, Keuskupan Agung Semarang)

Doa Sesudah Komuni
I    Allah, Bapa kami, semoga santapan surgawi yang telah kami sambut ini menyegarkan hidup kami. Berkat kesegaran itu dan karena kekuatan-Mu, buatlah kami semakin berani untuk pergi dan mewartakan misteri kasih-Mu sampai akhirnya kami Kauperkenankan mengalami kasih-Mu yang abadi di surga. Dengan perantaraan Kristus, Tuhan kami, kini dan sepanjang masa.
U    Amin.

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

Dipilih, Diberkati, Dipecah, dan Dibagikan
Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus serta Novena KEK II hari ke – 8

Kata Pengantar
Dalam perjamuan terakhir, Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya, “Lakukanlah ini untuk mengenangkan Daku”. Sejak saat itulah, setiap kali kita merayakan Ekaristi kudus, kita mengenangkan Kristus yang telah memberikan hidup-Nya untuk keselamatan kita. Dengan menerima komuni, kita makan Tubuh-Nya sehingga kita diikutsertakan dalam hidup, wafat, dan kebangkitan Kristus.
Melalui novena KEK II hari ke-8 ini, kita diajak untuk semakin menyadari panggilan dan perutusan kita berkat Ekaristi kudus yang kita rayakan. Karena kita telah diikutsertakan dalam hidup, wafat, dan kebangkitan Kristus, maka kita pun diajak untuk menjadikan hidup kita semakin ekaristis. Artinya menjadikan hidup kita seperti proses Ekaristi, yaitu dipilih, diberkati, dipecah, dan dibagikan. Marilah kita berusaha menjadikan hidup kita semakin ekaristis seraya memohon rahmat Tuhan agar kita dimampukan untuk itu.

Doa Pembuka
I    Marilah kita berdoa (hening sejenak).
Ya Allah, Yesus Putra-Mu telah meninggalkan kenangan akan wafat dan kebangkitan-Nya dalam Sakramen Ekaristi Mahakudus yang mengagumkan. Kami mohon rahmat-Mu semoga kami pun mampu  memecah dan membagikan hidup  yang telah Engkau pilih dan berkati ini sehingga kami pantas untuk bersatu dalam karya penebusan-Mu. Demi Kristus, Tuhan dan Perantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.
U    Amin

Doa Umat
I    Allah telah menyediakan rezeki bagi kita. Ia senantiasa melimpahi hidup kita dengan rahmat-Nya. Maka marilah kita berdoa kepada-Nya:
L    Kami berdoa untuk para imam. Semoga para imam-Mu semakin sadar bahwa Ekaristi adalah alasan keberadaan mereka. Semoga mereka mampu menghayati dan menghidupi Ekaristi dalam diri mereka sendiri sehingga kami pun mampu menimba inspirasi darinya. Kami mohon …
U    Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
L    Kami berdoa untuk seluruh umat beriman. Semoga perjamuan Ekaristi yang setiap kali dirayakan memberi kekuatan nyata kepada umat-Mu untuk meningkatkan pengabdian kepada-Mu dan pelayanan kepada sesama. Kami mohon …
U    Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
L    Kami berdoa untuk sanak saudara yang sedang sakit berat dan yang sedang menghadapi ajal. Semoga mereka masih Engkau perkenankan menyambut Tubuh Kristus sebagai bekal serta jaminan kebangkitan. Kami mohon …
U    Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
L    Kami berdoa untuk umat-Mu yang berkumpul di sekitar altar-Mu ini. Tuntunlah supaya kami semakin mencintai Ekaristi dan rajin mengikuti aneka Devosi Ekaristi. Utuslah Roh Kudus-Mu sehingga kami semakin mampu tinggal dan bersatu dengan Kristus dalam Ekaristi serta menghasilkan buah dalam kehidupan sehari-hari. Kami mohon …
U    Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
I    Demikian ya Bapa, doa-doa yang kami panjatkan kepada-Mu. Kami percaya, Engkau berkenan mendengarkan dan mengabulkannya. Sebab, semuanya ini kami panjatkan kepada-Mu dengan perantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus.
U    Amin
Doa Persiapan Persembahan
I    Ya Allah, Bapa mahakuasa, persembahan roti dan anggur ini kami hunjukkan kepada-Mu sebagai lambang hidup kami yang telah Engkau pilih. Terimalah dan berkatilah menjadi persembahan yang kudus. Demi Kristus, Tuhan dan Perantara kami.
U    Amin.

(Sebelum Doa Sesudah Konumi, didoakan Doa Resmi Persiapan Kongres Ekaristi Keuskupan II, Keuskupan Agung Semarang, lih. hlm. 5-6)

Doa Sesudah Komuni
I    Ya Allah, kami telah mengecap Ekaristi Kudus ini. Semoga rezeki surgawi ini membangkitkan semangat dalam diri kami untuk memecah dan membagikan hidup kepada sesama sehingga kelak kami Engkau perkenankan menikmati anugerah perjamuan surgawi. Demi Kristus, Tuhan kami.
U    Amin.

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@


Tumbuh dan Berbuah Berkat Ekaristi
Novena KEK II hari ke – 9

Kata Pengantar
Benih dapat tumbuh di ladang setelah ia matang dahulu, kemudian “mati” sebentar. Kemudian benih itu akan terus tumbuh dan menghasilkan buah pada waktunya. Proses ini tidak bisa dirintangi. Demikian pula dengan Injil. Kabar sukacita bekerja dalam diri kita tanpa bisa kita rintangi. Pada saatnya nanti kita akan merasakan buah dari pewartaan Kabar Sukacita itu.
Tumbuh dan berbuahnya hidup kita sangat tergantung pada keadaan diri kita sendiri, yaitu sejauh mana kita bersatu dengan Kristus, Sang Sumber kehidupan. Kesatuan Kristus dengan umat-Nya tampak jelas dalam Ekaristi kudus. Melalui novena KEK II hari ke – 9 ini kita diajak untuk semakin menyadari bahwa kita bisa tumbuh dan berbuah berkat Ekaristi yang selalu kita rayakan. Hari ini kita juga diajak untuk semakin bertekun dalam doa untuk menyambut dan mendukung proses KEK II yang dilaksanakan minggu depan.

Doa Pembuka

I    Marilah kita berdoa (hening sejenak).
Ya Allah, Engkau telah menaburkan benih sabda dalam diri kami. Kuatkanlah kami agar benih sabda itu semakin tumbuh subur dan pada saatnya menghasilkan buah melimpah. Utuslah Roh-Mu supaya mendampingi usaha kami untuk tetap tinggal dan bersatu dengan Kristus, Putra-Mu. Dialah Tuhan dan Perantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.
U    Amin.

Doa Umat
I    Kristus bersabda: “Kerajaan Allah itu seumpama orang yang menaburkan benih di tanah. Malam hari ia tidur dan siang hari ia bangun, dan benih itu mengeluarkan tunas, dan tunas itu makin tinggi.” Marilah kita haturkan doa, harapan, dan permohonan kita kepada Allah di surga supaya kita juga semakin tumbuh dan berbuah dalam kebaikan.
L    Curahkanlah rahmat kesetiaan bagi Gereja-Mu sehingga dalam aneka tantangan zaman ini tetap tumbuh dan berkembang sehingga semakin banyak umat manusia yang diselamatkan berkat kehadiran Gereja-Mu itu. Kami mohon …
U    Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
L    Ya Bapa, berkatilah bangsa dan negara kami. Jauhkanlah kami dari perpecahan karena perbedaan suku, agama, dan ras. Persatukanlah kami sehingga kami dapat tumbuh dan berkembang dalam memperjuangkan kesejahteraan rohani dan jasmani semua orang. Kami mohon…
U    Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
L    Kami berdoa untuk kaum remaja dan orang muda. Bimbinglah mereka sehingga mereka semakin mencintai Ekaristi. Kuatkanlah mereka sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang menjadi pribadi-pribadi yang tangguh dalam iman, penggharapan dan kasih yang bersumber pada Ekaristi Kudus-Mu. Kami mohon…
U    Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
L    Bagi kami yang berkumpul ini, semoga kami semakin tergerak untuk menyambut Kongres Ekaristi Keuskupan II yang akan dilaksanakan sebentar lagi. Semoga Kongres Ekaristi Keuskupan II dapat berjalan dengan lancar seturut kehendak-Mu. Tuntunlah kami untuk berani tinggal dan bersatu dengan Kristus, Sang Pokok Anggur, sehingga hidup kami dapat menghasilkan buah melimpah. Kami mohon…
U    Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
I    Allah Bapa yang Mahabaik, Engkau berkenan tinggal bersama kami dalam diri Kristus, Putra-Mu. Engkau mengenal dan mengetahui apa yang kami butuhkan. Maka, berkenanlah mendengarkan seruan umat-Mu ini. Demi Kristus, Tuhan kami.
U    Amin.

Doa Persiapan Persembahan
I    Ya Allah, Engkau telah menganugerahkan kehidupan kepada kami. Terimalah persembahan hidup yang kami lambangkan dalam roti dan anggur ini. Inilah ungkapan syukur kami atas anugerah-Mu itu. Persatukanlah dengan persembahan Kristus, Tuhan dan Perantara kami.
U    Amin.

(Sebelum Doa Sesudah Konumi, didoakan Doa Resmi Persiapan Kongres Ekaristi Keuskupan II, Keuskupan Agung Semarang)

Doa Sesudah Komuni
I    Marilah kita berdoa
Allah Bapa mahakuasa, kami bersyukur atas perjamuan kudus ini. Kami mohon, semoga Tubuh Putera-Mu yang telah kami santap ini memberikan kekuatan bagi kami sehingga hidup kami menjadi tempat tumbuh dan berkembangnya benih sabda-Mu. Dengan demikian hidup kami pun akan menghasilkan buah yang baik dan melimpah sampai Engkau menggenapinya pada akhir zaman nanti. Dengan perantaraan Kristus, Tuhan kami.
U    Amin.

sumber: http://kas.or.id/?menu=3&submenu=22&id=499&action=Read

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s