TUHAN BERKUASA MANGAMPUNI DOSA

A.  GAMBARAN MANUSIA AKAN TUHAN

Pada umumnya manusia lebih menonjolkan sisi kerasnya Tuhan. Tuhan dianggap selalu memberi cobaan atau ujian bagi orang yang baik dan hukuman atau bencana bagi orang jahat. Pandangan tersebut terjadi karena manusia mengartikan atau menafsirkan isi kitab suci secara harfiah (sesuai apa yang tertulis didalam kitab suci).

Akan tetapi, jika kita menafsirkan isi kitabsuci tidak secara harfiah namun secara mendalam dengan mengupas setiap kata didalam kitab suci, kita baru mengetahui bahwa sebenarnya Tuhan tidaklah kejam atau keras. Tuhan itu sebenarnya adil namun keadilan Tuhan mungkin berbeda dengan keadilan manusia yang hanya menimbang persoalan dari untung dan ruginya saja. Jika Tuhan itu keras, mengapa pada jaman Nabi Nuh Tuhan tidak memusnahkan seisi bumi? Itu karena Tuhan telah mendengarkan kata-kata Nuh yang memohon agar seisi bumi tidak dihancurkan semua namun dihancurkan sebagian dengan aior bah. Dan setelah air bah menyurut dan bahtera Nuh tersangkut di gunung Arafat Tuhan berjanji kepada Nuh untuk tidak menghancurkan manusia kembali dan Tuhan menciptakan pelangi sebagai pertanda bahwa Tuhan tidak akan bertindak kejam kepada manusia (bdk. Kej 6-9:1-17). Tidak hanya pada jaman Nuh saja Tuhan mengampuni manusia dengan tidak menghancurkan bumi namun setelah itu Tuhan juga bertindak demikian. Disaat rakyat Israel mulai tidak percaya akan adanya Tuhan, dan menyembah berhala. Tuhan mengirim Musa untuk menyadarkan kembali mereka dengan membebaskannya dari penindasan Mesir, dan memberi mereka 10 Perintah Allah yang sebagai tanda hubungan manusia dengan Allah dan sesama (bdk. Kel 2:23-20:17). Tidak hanya itu, setiap manusia mulai bertindak menjauhi Tuhan, Tuhan tidak menghukum mereka dengan bencana yang dahsyat namun Tuhan selalu mengirim nabi-nabi untuk membawa manusia kembali percaya kepada Allah.

Penderitaan-penderitaan yang kita alami saat ini bukanlah kehendak Tuhan untuk memberi kita hukuman atau ujian kepada kita namun itu semua terjadi karena tindakan kita sendiri yang akhirnya justru membawa kita ke penderitaan tersebut. Mungkin kita bertanya, “Bagaimana dengan bencana alam, itu kan kita tidak bisa membuatnya?”. Bencana alam memang bukan hasil dari perbuatan kita secara langsung namun hasil perbuatan kita secara tidak langsung. Katakan saja tanah longsor, tanah longsor bisa terjadi karena erosi yang terus-menerus. Sedangkan erosi tersebut terjadi karena tidak adanya tanaman yang dapat mengikat air karena tanaman tersebut sudah habis kita gunakan untuk kepentingan kita sendiri.

B.  SIKAP TUHAN TERHADAP PENDOSA

Pada lagu Bimbo yang berjudul “Tuhan” tersirat syair yang berbunyi Aku jauh Engkau jauh; Aku dekat Engkau dekat. Namun saya kurang setuju dengan syair tersebut. Alasan saya tidak setuju karena jikalau kita itu menjauhi Tuhan bukan berarti Tuhan lalu ikut menjauhi kita justru Tuhan selalu menolong kita untuk kembali kejalannya. Akan tetapi kita tidak peka akan kasih Tuhan yang selalu dekat kita, itu terjadi karena kita nenjauhi Tuhan. Seperti yang tertulis diatas bahwa penderitaan akan muncul karena perbuatan kita sendiri. Dan jika kita telah jatuh kedalam penderitaan Tuhan tidaklah menjauhi kita namun menarik kita untuk merangkak kembali keatas dan itu menjadi jelas jika kita dapat peka dengan kejadian-kejadian disekitar kita.

Dosa sangat bertentangan dengan Tuhan maka Tuhan selalu menginginkan kita agar tidak berbuat dosa. Walaupun demikian Tuhan tahu bahwa itu sulit maka Tuhan selalu membuka tangan-Nya untuk menerima pertobatan kita. Jadi tidak ada kata terlambat untuk bertobat. Meskipun kita tahu jika Allah selalu mengampuni kita, kita jangan selalu mengulangi perbuatan kita yang berdosa dengan alasan “Tuhan pasti mengampuni aku”.

C.  AJARAN BEBERAPA AGAMA

1.  AGAMA ISLAM

Nabi Muhamad SAW. menyadari keterbatasannya sebagai manusia maka beliau selalu bertobat kepada Allah. Setiap manusia pasti mempunyai dosa baik ia sadari maupun tidak. Namun dosa yang tidak disadari biasanya lebih banyak. Maka yakinlah jika kita mau bertobat Allah pasti mau mengampuni. Allah SWT. adalah al Gofur, maha pengampun. Allah berfiman:”Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian memohon ampun kepada Allah (bertobat) niscaya ia akan mendapati Allah Maha Pengampun lagi maha Penyayang” (QS. An Nisaa’:110).

2. AGAMA HINDU

Tuhan yang Maha Kuasa yang penuh dengan cinta kasih sayang kepada semua makhluk, diberi gelar Sang Hyang Yamâdipati, karena Beliau sebagai pelindung hukum keadilan selalu memberikan hukuman yang berlandaskan Dharma dan Rta (perbuatan-perbuatan manusia).

Beliau akan memberikan rahmat kepada âtman (ciptaan Brahman/manusia) yang berjasa dan melakukan amal saleh dan kebaikan yang agung dan Beliaupun akan mengampuni âtman yang telah melakukan tindakan baik dan tidak berdosa lagi.

3.  AGAMA KRISTEN

Manusia yang melawan dan memberontak terhadap Allah disebut manusia berdosa, dan itu menjauhkan diri terhadap Sang Pencipta. Oleh karena itu manusia akan mengalami penderitaan dalam hidupnya.

Meskipun manusia melawan, Allah akan tetap mencari dan menyelamatkannya. Dengan kelahiran, kematian, dan kebangkitan Yesus Kristus Allah telah menebus dosa manusia dan memberikan keselamatan kepadanya.

4.  AGAMA KATOLIK

Pengampunan Illahi menurut injil berarti kita menjadi anak Allah kembali. Seperti perumpamaan tentang anak yang hilang, seorang bapa yang sangat kaya mengijinkan anak sulungnya untuk memakai sebagian dari warisannya untuk berfoya-foya. Namun ketika bencana kelaparan datang anak tersebut sangat ingin pulang kerumahnya namun ia malu karena uangnya telah habis maka ia berniat untuk menjadi pembantu ayahnya. Akan tetapi ketika ia sampai dirumah ia justru disambut oleh ayahnya dan ayahnya berkata ”anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali” kemudian bapa tersebut mengundang tetangganya untuk bersukaria bersama dia (bdk. Luk 15:11-32). Begitu pula dengan Allah, Ia akan bersukaria ketika menemukan manusia yang berdosa kembali ketangan-Nya. Oleh sebab itu Allah mengutus orang tertentu untuk menyampaikan sabda pengampunandosa dengan bersabda “Terimalah Roh Kudus! Barang siapa kamu ampuni dosanya, maka dosanya ittu diampuni, dan barang siapa kamu tahankan dosanya, maka dosanya ditahan.” (Yoh 20:22-23).

Namun manusia yang diutus tersebut secara pribadi tidak dapat mengampuni dosa, dan mereka hanya menyampaikan keputusan hakim Ilahi yang Maha Baik. Karena hanya Tuhan-lah yang dapat menghapuskan dosa-dosa umat manusia.

5.  AGAMA BUDHA

Budha Damma mengajarkan kepada umat-Nya untuk menolong diri sendiri. Sebait dengan ajaran Sang Budha yaitu “Biarlah dirimu menolong dirimu. Siapa lagi yang harus menolongmu? Bagi orang yang telah berlatih sempurna maka ia akan mencapai perlindungan terbaik”

Sang Budha tidak pernak mengutuk seseorang agar pergi ke neraka atau pergi ke surga atau nibbana. Seperti tertulis dalam Dammapada yaitu “Semua Budha, termasuk saya, hanyalah penunjuk jalan”. Dengan demikian berarti oarang akan berada di surga atau neraka sesuai dengan akibat perbuatan masing-masing orang, sementara Sang Budha hanyalah menjadi guru atau pemimpin.

D.  KEBAIKAN TUHAN ATAS DOSA MANUSIA

Kebaikan Tuhan atas dosa manusia dalam lehidupan sehari-hari sangat lah banyak dan sulit untuk disebutkan satu persatu. Dalam kehidupan keseharian manusia pasti berbuat dosa baik itu secara disadari ataupun tidak manusia sadari. Dosa yang tidak kita sadari tidak dapat kita hitung dan biasanya jika kita malakukan pertobatan dosa tersebut tidak kita sebutkan. Misalnya saja ketika kita melakukan sesuatu yang tidak kita inginkan, kita tentunya marah dan kemarahan itu terjadi secara refleks; atau ketika kita dihina, kita akan secara refleks membalasnya. Perbuatan seperti diatas sangatlah sering kita lakukan padahal itu merupakan dosa.

Jikalau Tuhan sangat perhitungan akan apa yang kita lkukan dan jika Ia tidak mencinati kita tentunya Ia akan memberi kita hadiah yang tidak kita inginkan sebut saja penderitaan bagi kita. Namun Tuhan tidaklah demikian Ia sangat mencitai kita. Walaupun kita telah berbuat dosa dan saat itu pula kita mengalami suatu masalah Tuhan selalu memberi kita jalan untuk keluar dari masalah tersebut.

Tuhan hanya minta kepada anda untuk berbuat sebaik mungkin.

(Robert H. Benson)

2 pemikiran pada “TUHAN BERKUASA MANGAMPUNI DOSA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s