Kepedulian antar penumpang

Penumpang kereta bisnis terdiri dari beberapa golongan, ada yang kaya, menengah dan miskin pula. Ada yang tua, setengah baya, muda, dan anak kecil. Kepedulian antar penumpangpun teruji disini. Bagaimana seseorang peka akan keadaan sekitar dan peka akan adanya penumpang lain. Ada sebuah kejadian yang baru pertama saya lihat, tapi mungkin ini sudah menjadi biasa di setiap sarana transportasi lainnya. Seorang laki-laki tua dan perokok teruslah merokok setiap malam, dan sepengamatan saya, dia telah menghabiskan lebih dari 4 batang rokok dalam waktu 6 jam. Ini masihlah biasa, namun sayangnya dia merokok di dalam gerbong yang terdapat beberapa anak kecil disana dan juga dia duduk di depan anak kecil pula. Belum adakah kesadaran pada dirinya jika asap rokok itu berbahaya bagi orang lain terutama anak kecil atau memang pura-pura tidak tahu. Tidak hanya dia ternyata yang merokok, ternyata penumpang yang duduk di depannya juga demikian adanya. Akan tetapi ada juga penumpang yang belum cukup tua dan sepertinya dia telah menahan untuk tidak merokok. Sekian lam menungu, akhirnya dia tidak kuat juga. Iapun langsung pergi ke daerah sambungan gerbong dan munyulut rokoknya.

Dua kejadian yang serupa tak sama namun memberi dampak dan gambaran yang cukup berarti. 2 pria yang merokok di dalam gerbong mungkin memang tidak tahu akibat merokok bagi anak kecil, maka dengan santainya mereka menikmati rokok tersebut. Namun, seorang pria dengan pedulinya akan masa depan anak kecil dan kesehatan penumpang lain, ia memilih menahan nafsunya untuk merokok dan pergi keluar untuk menikmatinya agar tidak begitu mengganggu penumpang lain. Memang pria tersebut tidaklah memberikan dampak yang signifikan namun cukup mampu menyadarkan bahwa kita ini memang harus berbagi ruang dan tempat yang terbaik untuk kehidupan orang lain dengan menahan nafsu-nafsu kita. Serta kita juga harus pedulidanpeka terhadap keadaandimana kita berada.

2 pemikiran pada “Kepedulian antar penumpang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s