Pendidikan dalam keluarga

Suatu saat, ketika kereta hendak berangkat. Seorang bocah bertanya kepada ibunya. Semula Cuma pertanyaan sepele dan itupun dijawab dengan ringan pula oleh si ibu. Namun, setelah saya amati (nguping tepate) lama-kelamaan pertanyaan bocah sudah mulai kritis. Misalnya, kenapa setiap kereta berjalan pasti berbunyi, kenapa dari gerbong ini kita bisa melihat banyak gerbong di depan, kenapa kita juga bisa melihat kepala kereta, dan yang membuat saya sedikit tertawa, kenapa rel itu panjang. Semacam itulah pertanyaan si bocah yang kira-kira berusia 5 – 6 tahun. Mungkin bagi orang dewasa itu merupakan pertanyaan bodoh. Namun, sesungguhnya pertanyaan itu muncul karena sikap keingintahuan si anak yang besar. Kemudian dengan cermat saya amati pula jawaban si ibu. Dan persis seperti dugaan saya. Ibu tersebut hanya menjawab dengan sekenanya saja, dan jika tidak tahu jawabannya, ya ibunya dengan lihai mengalihkan perhatian si anak dengan bantuan bapaknya. Ironis benar jika banyak orang tua yang memperlakukan anaknya sendiri seperti demikian. Setiap pertanyaan hanya dianggap sepele dan anak jarang diberikan jawaban yang tepat dan memuaskan. Terkadang orang tua berpikir, ‘paling-paling kalau dikasih tau juga tidak paham’. Dan ternyata keluarga yang seperti itu tidaklah sedikit. Pantas saja sampai sekarang Indonesia ini masih lambat dalam berpikir dan mengambil suatu langkah maju kedepan jika setiap keingintahuan seseorang sejak dini sudah dibatasi seperti itu. Atau jangan-jangan masih banyak keluarga Indonesia yang belum tahu jika sesungguhnya keluarga itu adalah ruang pendidikan anak paling dini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s